Langsung ke konten utama

Review Drama Korea Love (ft. Marriage and Divorce)

Bulan lalu saat libur semester mengajar perkuliahan di kampus selama kurang lebih dua bulan, saya berhasil menamatkan menonton drama Korea Love (ft. Marriage and Divorce) di Netflix. Meski drakor empat tahun lalu, saya baru sempat menontonnya pada tahun 2025 ini.

Drama Korea tentang Perselingkuhan Para Suami

Tampaknya drama ini muncul di linimasa OTT (Over The Top) akun Netflix karena saya sudah menyelesaikan drama bergenre sama. Sebut saja The World of The Married (2020), The Penthouse (2020), High Class (2021), dan Marry My Husband (2024). Khusus Marry My Husband saya menontonnya di Viu.

Love (ft. Marriage and Divorce)
Drama Korea Love (ft. Marriage & Divorce) / TVDoramas


Mungkin ini yang namanya algoritma ya, setelah menonton drakor bertopik perselingkuhan, maka muncullah satu demi satu drakor sejenis. Tetapi karena isu rumah tangga dekat dengan ibu-ibu sudah menikah, jadi tema ini relate dan sepertinya tetap menarik ditonton kapanpun.

Terdiri dari 3 Seasons

K-Drama Love (ft. Marriage and Divorce) ini panjang juga ya sampai terdiri dari 3 seasons (musim). Tiap season-nya itu ada 16 episode, berarti ada 48 episode yang harus diselesaikan jika ingin mengetahui akhir dari drama rumah tangga ini. 

Drama yang dibintangi: 

  1. Lee Ga-ryeong sebagai Boo Hye-ryoung istri usia 30-an tahun, penyiar cantik namun dominan terhadap suaminya, sang advokat Pan Sa-Hyun.
  2. Sung Hoon sebagai Pan Sa-hyun, suami dari Hye-ryoung, sang pengacara yang inginnya punya istri yang berbakti dan meladeninya setiap hari
  3. Park Joo-mi sebagai Sa Pi Young, istri usia 40-an yang punya karir bagus di perusahaan radio sebagai manajer program, anggun dan menarik, ibu dan istri yang sempurna meski bekerja.
  4. Lee Tae-gon sebagai Shin Yoo-shin, kepala rumah sakit besar, dokter spesialis kejiwaan yang awalnya adalah suami sempurna, sayang istri dan anak, setia, namun ternyata mudah luluh dengan godaan perempuan yang bersikap baik padanya.
  5. Jeon Soo-kyeong sebagai Lee Si-eun, istri usia 50-an, ibu yang penyayang pada sepasang anaknya, bekerja di ruang siaran bersama Boo-Hye-Ryoung dan Pi Young, diselingkuhi suami karena dianggap sudah tua dan tidak menarik lagi.
  6. Jeon No-min sebagai Park Hae-ryoon, dosen ketua jurusan Seni dan Film di kampusnya, memutuskan tak lagi mau melanjutkan hidupnya bersama istri dan anak-anak, demi mengejar sang artis musikal, Nam Ga Bin.
  7. Moon Sung Ho sebagai Seo Ban, teknisi siaran yang masih jomlo di usia 50-an, teman lesnya Lee SI-eun waktu SD, tak mudah suka pada perempuan kecuali yang benar-benar sesuai dengannya.
  8. Lee Min-young sebagai Song Won, janda usia 40-an yang diceraikan suaminya karena diduga mandul, bertemu dengan advokat Sa-Hyun di gym, lama-lama merasa nyaman dan berselingkuh hingga Song Won hamil.
  9. Bu Bae sebagai Seo Dong-ma, CEO ganteng anak konglomerat, adik seayahnya teknisi Seo Ban, mantan artis Ga Bin yang akhirnya memilih perempuan lebih tua sebagai istri, yaitu Pi Young.
  10. Song Ji  sebagai A Mi, perempuan 20-an yang merindukan sosok ayah malah akhirnya jatuh ke pelukan dr. Shin Yoo-shin, menjadi sugar baby-nya.
  11. Kim Bo-yeon sebagai Kim Dong-mi, ibu tiri dr. Shin Yoo-shin yang bucin banget sama anak tirinya sampai-sampai secara tak sengaja menjadi penyebab kematian suaminya (ayah dr. Shin).
  12. Jeon Hye-won sebagai Park Hyang-gi, putri sulung Lee Si-eun dan pak dosen Profesor Hae-ryoon, seorang mahasiswi yang cerdas, sangat membela ibu dan sayang pada adik lelakinya.
  13. Lim Hye-young sebagai Nam Ga-bin, si artis musikal mantan tunangannya Dong Ma, selingkuhan pak dosen sebagai pelarian hatinya.

Pergantian Personel

Pada season 1, intrik perselingkuhan para suami diceritakan dari A sampai Z. Lalu pada season 2 berbagai peristiwa semakin memperkeruh suasana. Seperti dr. Yoo Shin yang makin menikmati bertemu diam-diam dengan A Mi dikover kegiatan berkuda. Prof. Hae-ryoon yang berhubungan semakin intens dengan Ga-Bin. Dan Pengacara Sa-Hyun yang makin lengket tak mau terpisahkan dari Song Won.

Nonton Season 3 ada hal baru terjadi selain alur cerita yang maju-mundur. Terdapat pergantian pemeran Sung Hoon (Pan Sa Hyun), Lee Tae Gon (Shin Yoo Shin), dan Kim Bo Yeon (Kim Dong Mi) diganti di musim ketiga drama Love (ft. Marriage and Divorce) karena mereka tidak dapat melanjutkan peran mereka karena keadaan tertentu, yang kemungkinan besar terkait dengan situasi pandemi COVID-19 dan jadwal produksi, seperti yang disebutkan oleh Sung Hoon. Mereka digantikan oleh aktor Kang Shin Hyo, Ji Young San, dan Lee Hye-Sook. 

Love (ft. Marriage & Divorce)
Para pemeran utama drakor Love (ft. Marriage & Divorce)

Agak aneh sih jadinya menyaksikan kelanjutan cerita dengan orang-orang yang wajahnya berbeda. Namun writer-nim (penulis cerita drama ini) piawai sekali menyambung-nyambungkan kisah baru agar tetap ada benang merahnya dengan kisah sebelumnya di Season 1 dan 2, melalui plot maju-mundur tersebut.

Kesimpulan

Drama Korea Love (ft. Marriage and Divorce) ini recommended ditonton pasutri yang ingin memetik pelajaran agar pasangannya tidak jatuh ke jebakan perselingkuhan. 

Bagaimana awal mula tumbuhnya cinta (love) lalu saling berkomitmen untuk menjalani bahtera rumah tangga bersama-sama dengan menikah (marriage), lalu ketika muncul pengkhianatan berupa perselingkuhan yang masuk dengan berbagai cara, akhirnya mau tidak mau harus bercerai (divorce).

Semoga keluarga penulis dan pembaca Menggapai Cita selalu sakinah mawaddah wa rahmah ya. Dijauhkan dari perselingkuhan yang bibitnya ternyata bisa timbul dari hal-hal tak terduga, seperti yang disajikan di dalam drama ini. Selamat menonton! 

Aamiin ya rabbal 'aalamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penjelasan Apa Itu Teknologi Fiber Optik Cara Kerjanya Dan Gunanya Untuk Akses Internet

Sekitar tahun 2016-2017 lalu saat berangkat ke kampus untuk bekerja, rute jalan yang biasa dilewati berubah. Setelah dicari tahu ternyata ada galian pemasangan fiber optik di sejumlah titik di kota kami dari Telkom Indonesia .  Sebagai warga kota yang baik tentunya saya mendukung kegiatan ini. Mengingat kebutuhan terhadap teknologi fiber optik untuk memperlancar aktivitas komunikasi dan pekerjaan sehari-hari yang berhubungan dengan internet. Teknologi fiber optik / Anonghost Apa Itu Teknologi Fiber Optik Apa itu fiber optik? Fiber optik atau serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED. Dikutip dari media teknologi Pricebook, fiber optik (serat optik) adalah sebuah teknologi yang memungkinkan kita untuk menikmati layanan interne...

Tips Menghadapi Circle Pertemanan di Tempat Kerja

Tempat kerja seperti kantor, kampus, sekolah, perusahaan, toko, dan sebagainya, adalah berisi kumpulan banyak orang dengan aneka karakter dan latar belakangnya. Untuk menjadikan tempat kerja menjadi ruang yang nyaman, sebagian orang bersepakat untuk membentuk circle (lingkaran) pertemanan. Di satu sisi menciptakan circle-circle itu baik, namun di sisi lain menimbulkan kesan eksklusif dan angkuh. Mengapa demikian? Bayangkan jika Anda bukanlah bagian dari circle tersebut, lalu di ruang yang sama, anggota suatu circle berhaha-hihi dan ngobrolin rencana pergi bersama ke suatu tempat.  Sebagai seorang manusia, pantaskah membeda-bedakan orang berdasarkan subjektivitas? Misalnya, karena mudah diajak nongki ke sana ke sini, pergi konferensi internasional bareng ke luar negeri, makan siang bersama di ruang milik semua namun hanya mengajak bicara teman satu circle-nya. Hal ini sangat tidak mengenakkan bagi teman yang dikecualikan. Ilustrasi circle pertemanan / Sumber: Kibrispdr Sikap dan Pe...

Meningkatkan Literasi Perempuan Melalui Akses Internet

Pada era digital ini, akses internet memang sudah menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Namun faktanya masih ada beberapa kelompok masyarakat yang kesulitan mengakses internet. Salah satunya adalah perempuan. Padahal, literasi perempuan yang baik dan terus berkembang sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan inovatif. Pentingnya Literasi Perempuan di Era Digital Literasi perempuan dapat membuat mereka lebih mandiri dan berdaya saing dalam hal pekerjaan, bisnis, dan kehidupan sosial. Dengan literasi yang cukup, perempuan juga dapat lebih mudah mengakses informasi serta berpartisipasi aktif dalam aktivitas sosial kemasyarakatan. Namun sayangnya, tidak semua perempuan memiliki akses yang sama terhadap literasi, terlebih lagi di era digital seperti saat ini. Masih banyak perempuan yang tidak bisa membaca atau menulis, sehingga sulit untuk memahami informasi atau bahkan mencari pekerjaan yang cocok. Kondisi ini sangat disayan...