Langsung ke konten utama

Hadis ke-3 Bangunan Islam

Dari Abu Abdurrahman, Abdullah bin Umar bin Al Khattab r.a. berkata,"Aku mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda, "Islam dibangun atas lima hal: 1. kesaksian bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, 2. menegakkan sholat, 3. menunaikan zakat, 4. haji, dan 5. puasa Ramadhan.

Takhrij Hadis

Takhrij Hadis adalah sebuah metode dalam ilmu hadis untuk melacak dan menunjukkan sumber asli suatu hadis, baik melalui kitab sumbernya maupun melalui jaringan perawi (sanad), serta untuk menilai kualitas hadis tersebut (matan).
  • Imam Bukhari, Jami' Ash Shahih, Kitabul Iman, Bab Qaulin Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Buniyal Islam 'ala khamsin.
  • Imam Muslim, Jami' Ash Shahih, Kitabul Iman, Bab Qaulin Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Buniyal Islam 'ala khamsin.
Kedudukan Imam Bukhari dan Imam Muslim dalam dunia hadis sangatlah tinggi, dianggap sebagai dua imam besar dan teladan dalam menjaga kesucian syariat Islam, karena keduanya telah menyaring hadis dari jutaan riwayat menjadi koleksi hadis sahih yang paling otentik. 

Imam Bukhari adalah guru bagi Imam Muslim, dan keduanya memiliki persyaratan ketat dalam memilih hadis dan perawinya, dengan Bukhari yang lebih ketat dalam syarat ketersambungan sanad. 

hadis ke-3 bangunan Islam
Hadis ke-3 tentang Bangunan Islam / Canva.com

Kandungan Hadis

1. Mengenalkan Islam dan Rukun-Rukun Islam

Berkata Imam Ibnu Daqiq Al 'Id, " Hadis ini merupakan dasar yang agung dalam mengetahui agama, dan di atasnya ia disandarkan, karena hadis ini telah mengumpulkan rukun-rukun agama."  (Syarh Al Arbain An Nawawiyah)

Lima hal yang menjadi bangunan Islam menurut hadis ini adalah:
  1. Syahadat
  2. Sholat
  3. Zakat
  4. Haji
  5. Puasa Ramadhan
Kelima hal ini merupakan kewajiban setiap muslim (fardhu 'ain, kewajiban individual) bukan fardhu kifayah. Al Islam di sini adalah dinul Islam (agama Islam) sebagai risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW, bukan Al Islam dalam artian bahasa saja seperti tunduk, patuh, pasrah, damai.

Allah ta'ala berfirman, "Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam," (Ali Imran: 19)

Ayat ini dipertegas lagi oleh ayat lainnya:

"Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan ia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (Ali Imran: 85)

Tentang ayat ini, Imam Ibnu Katsir mengatakan,"Yaitu, barangsiapa yang menempuh jalan selain apa yang Alah SWT syari'atkan (Islam), maka selamanya tidak akan diterima." (Tafsir Ibnu Katsir)

Islam adalah agama seluruh para nabi dan rasul. Perbedaan nabi dan rasul, nabi adalah orang yang menerima wahyu dari Allah untuk dirinya sendiri dan kaumnya, namun tidak diwajibkan menyampaikan wahyu tersebut kepada umat lain.

Sementara rasul adalah nabi yang menerima wahyu dari Allah dan diwajibkan untuk menyampaikannya kepada seluruh umat manusia, bukan hanya kaumnya sendiri. Adapun Jumlah nabi sangat banyak, diperkirakan sekitar 124.000, sementara jumlah rasul lebih sedikit, yaitu sekitar 315 orang. Dari jumlah tersebut, ada 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui oleh umat Islam, karena nama-nama mereka disebutkan dalam Al-Qur'an. 

Ajakan dan ajaran pokok (akidah) para nabi dan rasul itu sama, yang berbeda hanyalah rincian syariatnya. Allah SWT berfirman:

Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku." (Al Anbiya':25)

Dalam hadis disebutkan pula, dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Para nabi adalah bersaudara dari satu bapak, ibu-ibu mereka berbeda, dan agama mereka sama." (Bukhari Muslim)

2. Islam Agama yang Sempurna

Tentang kesempurnaan Islam, Allah SWT berfirman:

"Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhai Islam itu menjadi agama bagimu." (Al Maidah:3)

Bukti bahwa Al Qur'an menjadi hujjah bagi manusia di mana hukum-hukumnya merupakan aturan-aturan yang wajib bagi manusia untuk diikuti, karena Al Qur'an itu datang dari Allah dan disampaikan kepada manusia dengan jalan yang pasti, tidak diragukan keabsahan dan kebenarannya. 

Bukti bila Al Qur'an itu datang dari Allah SWT, ialah Al Qur'an itu membuat orang (kafir) tidak mampu membuat atau mendatangkan karangan seperti bacaan Al Qur'an.

Hujjah (bahasa Arab: الحجة, al-ḥujjah) adalah istilah dalam Islam yang berarti tanda, bukti, dalil, alasan, atau argumentasi yang kuat dan meyakinkan untuk mendukung suatu keyakinan, pendapat, atau penetapan hukum

Sebagai sebuah hujjah yang di mana hukum-hukum yang ada dalam Al Qur'an menjadi aturan-aturan wajib ditaati oleh manusia. Di dalam Al Qur'an hukum-hukum yang ada memiliki sifat global atau hanya sekadar garis besar tidak sampai memperinci sehingga mayoritas penjelasan yang ada di dalam Al Qur'an akan diperinci oleh As sunnah atau hadis Rasulullah SAW. 

Meskipun bersifat global, hukum yang ada dalam Al Qur'an sudah cukup lengkap secara garis besar. Maka kesempurnaan Al Qur'an sebagai landasan hukum dan rujukan hukum Islam telah dijelaskan dalam surat Al Maidah ayat 3 di atas.

Al-Maidah ayat 3 turun sebagai wahyu penyempurna agama Islam, yang menandakan bahwa tugas kenabian telah mencapai puncaknya. Momen penurunan ayat ini pada Hari Arafah di masa Haji Wada' sangat erat hubungannya dengan wafatnya Rasulullah, karena menjadi isyarat bahwa risalah Islam telah paripurna dan waktu sang nabi untuk kembali ke sisi Allah pun telah dekat. 

Makkah
Ka'bah di kota Makkatul Mukarramah 

Kesimpulan

Hadis ke-3 dari Arbain Nawawi (Al-Arba'in An-Nawawiyah merupakan kitab yang memuat 42 hadits pilihan yang disusun oleh Imam Nawawi) adalah tentang bangunan Islam. 

Lima pilar Islam adalah lima hal yang menjadi tiang penyangga Islam, yaitu: syahadat (kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya), sholat (mendirikan sholat lima waktu), zakat (menunaikan zakat), puasa Ramadhan, dan haji ke Baitullah. 

Hadis ini menekankan pentingnya ketaatan mengerjakan semuanya dan menjadi kewajiban individual (fardhu 'ain). Islam dibangun di atas lima perkara ini, dan tidak akan tegak jika ada salah satu pilar yang hilang. 

Semangat!






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penjelasan Apa Itu Teknologi Fiber Optik Cara Kerjanya Dan Gunanya Untuk Akses Internet

Sekitar tahun 2016-2017 lalu saat berangkat ke kampus untuk bekerja, rute jalan yang biasa dilewati berubah. Setelah dicari tahu ternyata ada galian pemasangan fiber optik di sejumlah titik di kota kami dari Telkom Indonesia .  Sebagai warga kota yang baik tentunya saya mendukung kegiatan ini. Mengingat kebutuhan terhadap teknologi fiber optik untuk memperlancar aktivitas komunikasi dan pekerjaan sehari-hari yang berhubungan dengan internet. Teknologi fiber optik / Anonghost Apa Itu Teknologi Fiber Optik Apa itu fiber optik? Fiber optik atau serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED. Dikutip dari media teknologi Pricebook, fiber optik (serat optik) adalah sebuah teknologi yang memungkinkan kita untuk menikmati layanan interne...

Tips Menghadapi Circle Pertemanan di Tempat Kerja

Tempat kerja seperti kantor, kampus, sekolah, perusahaan, toko, dan sebagainya, adalah berisi kumpulan banyak orang dengan aneka karakter dan latar belakangnya. Untuk menjadikan tempat kerja menjadi ruang yang nyaman, sebagian orang bersepakat untuk membentuk circle (lingkaran) pertemanan. Di satu sisi menciptakan circle-circle itu baik, namun di sisi lain menimbulkan kesan eksklusif dan angkuh. Mengapa demikian? Bayangkan jika Anda bukanlah bagian dari circle tersebut, lalu di ruang yang sama, anggota suatu circle berhaha-hihi dan ngobrolin rencana pergi bersama ke suatu tempat.  Sebagai seorang manusia, pantaskah membeda-bedakan orang berdasarkan subjektivitas? Misalnya, karena mudah diajak nongki ke sana ke sini, pergi konferensi internasional bareng ke luar negeri, makan siang bersama di ruang milik semua namun hanya mengajak bicara teman satu circle-nya. Hal ini sangat tidak mengenakkan bagi teman yang dikecualikan. Ilustrasi circle pertemanan / Sumber: Kibrispdr Sikap dan Pe...

Meningkatkan Literasi Perempuan Melalui Akses Internet

Pada era digital ini, akses internet memang sudah menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat di dunia termasuk Indonesia. Namun faktanya masih ada beberapa kelompok masyarakat yang kesulitan mengakses internet. Salah satunya adalah perempuan. Padahal, literasi perempuan yang baik dan terus berkembang sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan inovatif. Pentingnya Literasi Perempuan di Era Digital Literasi perempuan dapat membuat mereka lebih mandiri dan berdaya saing dalam hal pekerjaan, bisnis, dan kehidupan sosial. Dengan literasi yang cukup, perempuan juga dapat lebih mudah mengakses informasi serta berpartisipasi aktif dalam aktivitas sosial kemasyarakatan. Namun sayangnya, tidak semua perempuan memiliki akses yang sama terhadap literasi, terlebih lagi di era digital seperti saat ini. Masih banyak perempuan yang tidak bisa membaca atau menulis, sehingga sulit untuk memahami informasi atau bahkan mencari pekerjaan yang cocok. Kondisi ini sangat disayan...